Kamis, 10 Juli 2014

AIR

Air
     Suatu hari air memandang awan dengan penuh kekaguman, “ Aku sangat berharap bisa  terbang!”
       Karena merasa putus asa, air meminta bantuan kepada api. “ bisakah kamu membantuku terbang ke langit?” tanya air. “ tentu!” jawab api dengan penuh semangat.
      Dengan mamindahkan panas dari dirinya ke air, api mengubah air menjadi uap. Karena lebih ringan dari angin, uap naik ke atas langit. Ketika uap naik, uap berada jauh dari jangkauan api, dan uap dibiarkan untuk bertindak sekendak hatinya. Ketika uap naik lebih tinggi, udara menjadi tipis dan lebih dingin, uap mulai merasa kedinginan. Mereka memutuskan untuk bergabung untuk manciptakan kehangatan. Akhirnya mereka menjadi lebih berat dari pada udara. Uap telah menjadi air lagi!
     “Oh, tidak” mereka berteriak putus asa saat mereka mulai terjun ke bawah dan menyentuh tanah dengan cepat dan keras.
      Air terlalu berambisi dan tidak memperkirakan bahwa ini akan terjadi: dia menhabiskan banyak untuk bermimpi naik ke langit, tetapi malah jatuh dari langit. Air hujan itu akhirnya diserap oleh bumi dan masuk ke dalam tanah.
       Air bertobat untuk waktu yang lama agar benar – benar dibersihkan dari dosa ini

 PESAN MORAL

  Kisah ini memberi tahu kita tentang pentingnya menyadari kenyataan. Kita harus tetap bijaksana, berakal sehat, dan tidak menetapkan tujuan yang mustahil, yang hanya membuat kita kecewa, bahkan malu dan menyesal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar